Rabu, 18 Maret 2015

Krim perawatan Naomizz untuk merawat kilit wajah yang kusam tanpa membuat wajah merah seperti udang rebus

Mungkin saat ini anda sedang mencari krim perawatan harian. Jika khawatir dengan krim ravikan yang harganya *terlalu terjangkau* kok sepertinya mencurigakan, takut mengandung bahan kimia yang membuat diri kita malah menjadi tidak sehat. Mungkin anda bisa mencoba Naomizz.
Saya pernah pakai Tabitha selama setahun, Nuskin juga saya pakai dan pernah coba dokter Rochelle hingga DR secret, natasha skin care pun saya pernah pakai. Karena memang pernah ada seorang ahli kesehatan kulit bilang ke saya, memang sebaiknya jangan menggunakan satu brand tertentu dalam jangka waktu terlalu lama, agar kulit tidak menjadi *imun*. Sebaiknya setahun atau dua tahun sekali ganti brand perawata. Saya pribadi sih gak ngerti apakah memang benar seperti itu sebaiknya. Tapi terlepas dari itu, saya memang lapar mata. Jika melihat kosmetik yang kemasannya cantik pasti saya langsung tertarik untuk membelinya.
Kali ini saya ingin review Naomizz. Terus terang memang adik ipar saya yang mengirimkan produk ini ke saya untuk dicoba. Saya sudah coba selama dua hari. Terus terang sih, saya suka sekali dengan aroma produk tersebut, terutama sabun dan tonernya. Kesannya seperti aroma produk bayi. Dan lembut di kulit.

Saya bicara sabun nya dulu nih, selain dia aromanya enak, di wajah juga lembut dengan busa yang cukup banyak. Memang sebagian ada orang yang suka sabun wajah dengan busa banyak, ada juga yang sukanya busa sedikit. Bagi yang suka busa banyak, Naomizz boleh dicoba.

Lalu toner nih, duh wanginya enak sekali. Dan sepertinya saat diaplikasikan ke wajah , kadar alkoholnya tidak sebanyak toner nya tabhita. Dalam hal ini saya bandingkan Naomizz dengan Tabitha karena saya merasa kedua produknya bersaudaraan konsepnya. Tonernya Naomizz menyegarkan kulit tapi tidak membuat perih.

Lalu krim malamnya, Nah krim malamnya lebih encer dari krim racikan lainnya. Malah sepertinya krim malamnya aman kita gunakan karena warna dan teksturnya tidak seperti krim malam yang mengandung mercury dan hydroquinon. Mungkin anda bisa search di internet ciri krim berbahaya. Krim malam Naomizz mirip krim malamnya DR Rochelle. Berwarna kuning muda dan teksturnya lebih mirip lotion daripada creamy.
Dan saat kita aplikasikan ke wajah, tidak perlu banyak, teksturnya sudah menyeluruh. Tidak ada rasa lengket, dan tidak panas di wajah sepanjang malam. Bangun paginya wajah tidak kusam, itu yang penting.

Krim paginya, ada mengandung sedikit bedak. Lebih mirip ke CC cream daripada BB cream.Dan berwarna natural seperti warna kulit. Jadi bagi yang malas pakai bedak, konsepnya krim pagi Naomizz cocok untuk anda karena cukup mengcover membuat kulit wajah merata warnanya walaupun tidak sekental BB cream. 

Bagi yang suka menggunakan BB Cream jangan khawatir, karena setelah krim paginya Naomizz meresap, anda bisa lanjutkan aplikasikan BB cream yang biasa anda pakai. Tapi saran  saya, pakai jenis BB cream yang lebih oily karena day cream Naomizz hasilnya di wajah cukup matte, agak kering kalau bagi kulit normal ke kering. Kalau kulit berminyak gak masalah, wajah akan tetap lembab.
Bagi yang kapok sama pengeluapasan kulit wajah, Naomizz boleh dicoba. Biasanya kalau memang krimnya mengakibatkan pengelupasan, di hari ke tiga kita pakai, kulit kita sudah merasa perih. Saya pakai di hari ke 3 tidak ada masalah. Jadi, boleh lah jika anda memilih Naomizz menjadi alternatif pilihan perawatan harian.

Biasanya sih kalau mengalami pengelupasan, pada bagian hidung dan sekitar mulut yang agak lama pulihnya, karena bagian tersebut paling banyak kulit mati dan komedonya.
Tapi ingat ya, kalau sudah mengalami satu kali pengelupasan dengan suatu krim tertentu, jangan sekali-sekali menggunakan produk yang mengakibatkan pengelupasan lagi, karena kulit akan menipis dan menjadi sensitif dan rentan terhadap sinar matahari.

0 komentar :

Poskan Komentar

Review Produk