Minggu, 30 Juni 2013

Festival bir di Haerbin

Tibanya kami rombongan kesenian budaya DKI Jakarta pada taggal 28 juni, rupanya di tanggal 29 juni saat kami menggelar gala dinner adalah bertepatan dengan festival beer Haerbin. Haerbin ternyata terkenal deangan produk beer (bir) . Yang paling terkenal adalah bir dengan merk qing dao 青岛 . Rombongan kami memang mendapatkan kehormatan undangan dari panitia penyelenggara festival tersebut, namun dikarenakan kami harus  menjalankan proses acara gala dinner ditambah lagi memang sebagian besar  dari kami tidak minum bir, sehingga kami tidak berusaha untuk hadir dalam acara festival tersebut. Menurut cerita dari ketua rombongan kami, festival bir selalu diadakan setiap tahunnya. Sepanjang jalan bebas kendaraan di Haerbin akan digelar stand bir dengan berbagai macam merk. Selain menjual bir, ada pula stand bir yang gratisan untuk umum. Ga terbayang deh, seperti apa tuh acaranya, semua orang pasti mabuk. Hahahaah...
Saat esok harinya hari minggu, saya dan kawan-kawan jalan ke zhong yang da jie 中央大街 dan memang sepanjang jalan tersebut, kiri dan kanan masih ada stand bekas festival semalam. Bahkan saya sempat melihat beberapa orang yang wajahnya kusut akibat begadang minum bir kayaknya..weleh weleh...ada wanita juga , masih muda dan ditopang oleh teman prianya berjalan, keliahatannya, pacarnya sudah sadar dari mabuknya, sedangkan si wanitanya masih berjalan *ngesot...hihihihi...kacau deh...coba kalau semalam kami ikutan hadir, pasti banyak pemandangan menarik tuh melihat orang-orang pada mabuk. 
Karena Haerbin terkenal dengan birnya, sehingga dimana-mana kita bisa menemukan tempat khusus minum bir. Mungkin karena memang letaknya di utara, udaranya selalu dingin dan sering hujan sehingga sudah menjadi kebiasaan mereka untuk minum bir setiap saat untuk menghangatkan tubuh...ckckckckckckck
Ada kejadian lucu, salah seorang personil kita, ceritanya nih, dia penasaran ingin mengikuti festival tersebut, sehingga selesai acara gala dinner, dia bersama beberapa kawannya pergi minum bir dan sebagai cemilan pendampingnya, dia nekad makan sate belalang. Iiiiiiiiiihhhh....katanya sih memang atas saran penjual birnya, katanya berguna untuk menetralisir agar tidak mudah mabuk. Akhirnya mereka nurut tuh, makan beberapa tusuk sate belalang .katanya enak..weeeeiiikkhhh...saya ngebayanginnya aja udah ngeri.Dan memang katanya , dia minum banyak bir, tapi tidak mabuk, mungkin benar juga karena belalang itu. Tapi sialnya, malah mukanya dia tiba-tiba timbul bentol dan membengkak. Pagi hari ketika kami bertemu di lobby, dia cerita kejadian itu, temannya yang lain tidak alergi, cuma dia sendiri, saya liat kedua matanya bengkak dan merah, pipinya jadi tembam, bagian bibirnya agak jontor...wuahhhhhhhh serem banget tuh belalang...dia bilang, rasanya sakit banget mukanya. Kapok deh dia makan belalang. Kami cuma bisa prihatin aja deh melihatnya. Akhirnya, kawannya dia yang lain pada melakukan city tour, hanya dia sendiri yang tinggal di kamar hotel untuk tidur istirahat karena ngantuk habis minum obat alergi. Wah wah...hati-hati ya teman-teman...kalau mau coba makanan yang ajaib gitu, pastikan anda dalam tas ada obat alergi ya....





Sent from Samsung tablet
Read more »

Kota ke dua roadshow Enjoy Jakarta 2013...Haerbin

Sudah lama sekali saya memimpikan untuk bisa berkunjung ke Haerbin, sebuah kabupaten yang terkenal dengan nuansa Rusia. Karena memang dekat sekali dengan negara Rusia. Kalau naik bis, sekitar tiga jam kita sudah bisa memasuki negara Rusia.
Kali ini, dinas pariwisata DKI Jakarta membawa kami ke kota Haerbin. Ini memang kali pertamanya saya ke kota ini. Uniknya, berbeda dengan kota lainnya yang udaranya panas karena memang bukan musim dingin, namun, di bulan juni ink, udara Haerbin tetap sejuk seperti di puncak. Ditambah lagi, hujan selalu turun setiap harinya.
Kami menginap di hotel Sinoway, atau kalau bahasa mandarinnya, hua rong da jiu dian. Sebuah hotel bintang 5. Namun bagi anda yang suatu hari singgah ke Haerbin, jangan mengira hotel ini  selayaknya bintang 5 ya. Hehe...kalau bagi saya sih, malah harusnya setara dengan bintang 3 jika di Jakarta. Tapi, hotelnya cukup bersih kok. Cuma yang gak nyamannya tuh, acnya panas sekali, mungkin karena udara disini dingin sehingga acnya disetting jadi hangat. Kalau saya pribadi sih jujur aja, tiga malam di Haerbin tidak satu malampun saya bisa tidur karena panasnya kamar.
Kalau urusan makanannya,terus terang, tidak menemui makanan yang enak.
Okey , bicara soal jalan-jalannya, ada yang namanya bu xing jie, jalan bebas kendaraan , yang cukup asik untuk ditelusuri karena selain benas kendaraan, juga banyak objek yang bisa dijadikan background foto-foto.
Saya berjalan di zhong yang da jie, itu lebih mirip seperti pasar baru kalau di Jakarta, namun kerennya, bangunannya masih orisinil dengan tradisional ala Rusia. Dan sepanjang jalanpun kita akan banyak menemui barang-barang khas Rusia. Jika anda suka coklat, harga coklat khas Haerbin-Rusia dimulai 10RMB sekitar 16.500 rupiah. Bisa dijadikan oleh-oleh. Lalu , saya memang berncana untuk membeli boneka kayu pajanganyang khas, namanya apa ya...saya lupa, pastinya, kalau kita buka bonekanya akan ada satu boneka yang lebih kecil di dalamnya, buka lagi, ada lagi anaknya, buka lagi ada lagi...dengan berbagai macam warna dan bentuk, harganya dimulai 20 RMB hingga 700RMB. Cukup murah lho dibandingkan kita beli di luar Haerbin. Gantungan kuncipun dimulai harga 2RMB. 
Sore itu, udara masih tetap sejuk, disaat saya dan kawan-kawan asik ngemil fried chicken yang namanya gong fu zha ji, ayam goreng kungfu, eh...hujan turun. Untungnya, langsung ada seorang ibu yang menjajakan payung, harganya murah sekali, hanya 10RMB, yaitu 16.500rupiah. karena saking seringnya turun hujan, rupanya payungpun murah dengan berbagai corak. Saya memilih yang bening transparan. Jadilah sore itu kami berjalan menyusuri zhong yang da jie dengan berpayung.
Oya, soal cemilan ayam goreng kungfu yang kami makan, enak loh...hanya menu itu yang rupanya cocok di lidah kita. Jadi, sepotong besar ayam fried chicken dengan isinya keju cair, lalu luarnya ditaburi bumbu sedikit pedas, enak bangetttt...pas banget dingin-dingin makan cemilin macam itu sambil jalan, harganya hanya 17RMB saja, ditambah lagi saya beli juga ubi goreng manis, kalau di indonesia kan yang biasanya menu pasangan fried chicken adalah french fries kan...kalau ini, berupa ubi, digoreng dengan taburan bumbu harganya hanya 7RMB. Wah...enaklah pokoknya. Jadi kami ga cari makan nasi lagi tuh, karena porsi ya cukup besar, jadi sangat kenyang untuk dimakan berdua.Murah meriah yah..
Nah, selain foto-foto yang mengasyikkan, fupanya ada satu hal yang menyebalkan dan menyusahkan. Yaitu, sewaktu kami mencari taxi untuk pulang ke hotel, ya ampuun...ga ada satu taxipun yang mau berhenti. Rupanya, cara naik taxi di Haerbin itu beda dengan kota lainnya. Caranya seperti naik angkot booooo....gila, dua jam kami nunggu taxi ga dapat juga yang mau mengangkut kita. Mereka selalu menolak karena menyesuaikan tujuan rute penumpang pertama. Misalnya nih, kalau penumpang pertama tujuannya ke semanggi, makan kami yang tida sejurusan akan ditolak mentah-mentah. Gila!Repot banget! dari semua pengalaman di Haerbin, saya paling benci dengan soal taxi ini. Dan si supirpun juga akan berbuat curang loh, uang yang dia minta ke kami malah lebih mahal dari pada argonya. Huh..nyebelin deh pokoknya.
Oiya, satu lagi, saya tidak menemukan mini market yang selevel dengan seven eleven. Jika di guangzhou, shenzhen, shanghai...ada sevel, janganlah anda berharap di Haerbin menemuk  sevel yah...yang ada cuma setara warung. Hadeuuuuhhh....
Tapi, walaupun hanya kabupaten, jangan dibayangkan seperti ka upaten yang di negara kita, Haerbin tetap sebuah kota yang pesaf pembangunannya, mal dimana-mana, malah bisa dibilang, tidak seperti kabupaten. Tapiiiii...jangan belanja di malnya deh, harganya edaaaaaan...tshirt paling murah aja tuh 280RMB boooo...kalikan saja 16.500rupiah deh. Itu kalau di mal ya. Lebih baik, belanja di tempat seperti zho g yang da jie deh...
Kalau saya ditawari ke Haerbin lagi, ehmmmmm...mau aja, asal, saya disediain mobil untuk jalan-jalan deh daripada mengandalkan taxi...gak mau lagi layawwww





Sent from Samsung tablet
Read more »

Rabu, 26 Juni 2013

Kota pertama di Guang Zhou bersama rombongan kesenian Jakarta


Kembali lagi ke Guang Zhou, setelah tahun lalu saya dan rombongan kesenian pariwisata Jakarta, tahun ini kami kembali lagi ke kota metropolitan ini untuk mempromosikan kota Jakarta. Excited banget. Excitednya bukan karena ke guangzhou surga belanja ini, namun lebih dikarenakan kerinduan saya bisa kembali pergi ke luar negri rame-rame, seru-seruan. Biasanya juga kita kalau yang namanya berasal dari satu team yang sama sehingga selalu senang susah bersama.
Kali ini, seperti tahun sebelumnya, kami memperkenalkan budaya kesenian Jakarta dan terutama memromosika wisata Jakarta.
Penari yang berjumlah 10 orang, ditambah grup gambang kromong ada 6 orang, lalu ada saya sebagai penyanyinya, dan juga ada sekitar hampir 30 rang dari Dinas Kebudayaan DKI Jakarta dan para perwakilan hotel dan travel Jakarta.o iya...yang biasanya kami membawa serta abang none Jakarta, kali ini kami membawa koko cici dari Jakarta. Dengan berhasilnya sekian tahun mempromosikan kota Jakarta sehingga para wisatawan setiap tahunnya dari RRC semakin melonjak, maka tahun inipun juga kembali mempromosikan kota Jakarta kita.
Dan kali ini di guangzhou. Kami stay di Hotel Crown Plaza. Hotelnya nyaman sekali, ya namanya juga berbintang.
Okey, bicara soal guangzhou memang tidak terlepas dari belanja. Pusat belanja yang terkenal disini ada Beijing Lu,jalan Beijing, nuansanya lebih miripnpasar baru. Makin malam makin asik, makin terang.Segala macam pernak pernik ada disana. Jika mau cari cemilan khas sana, di Beijing Lu paling banyak deh. Mau cari barang-barang fashion, langsung aja kesana. Dijamin, betah deh berlama-lama disana apalagi kalau anda hobi foto..uh...banyak tempat yang bisa dijadikan background menarik. Nah kalau mau cari kaca mata yang keren dengan harga grosir, ga jauh sari Beijing Lunada Yan Jing Cheng, gedung kaca mata. Disana, satu gedung isinya kaca mata mulai dari desain yang standar sampai yang paling unik. Hargana bervariasi, pastinya jauh lebih murah dari tempat lainnya. Saya aja sampai beli softlense itungannya bukan beli satu dua box..sayablangsung beli dua lusin. Hehehehe...
Nah kalau mau cari tas brande, bisa ke Bai Yun , ada satu gedung, isinya tas dan koper semua. Tapi, jangan harap anda bisa tawar harga sampai seminim mungkin yah, karena, harga yang mereka berikan sudah harga sangat murah sebab wajib beli minimal 3 pcs. Benar-benar grosiran. Jadi kala seandainya anda sudah yakin suka dan ingin membeli satu tas atau satu buah koper saja, sebaiknya jangan ragu, harga yang mereka berikan memang benar harga terendah, masih bisalah tawar aedikit, kalu kita tawar lagi, biasanya mereka langsung menolak. Jadi, kalau benar sudah suka, langsung aja beli deh, karena belum tentu model yang anda dapatkan saat itu masih terdapat di tempat lainnya. Nanti nyesel kalau ga beli lho..
Hehehe
Lalubada san yuan li. Di satu gedung itu isinya asesoris semua. Yang katanya buatan korea, ehhhmmm... disana semua ada deh. Padahal sih sebenarnya bukan buatan korea, lagi-lagi...buatan China. Ya iyalah, mereka itu paling lihai untuk menciptakan suatu produk bagus. Jadi bagi yang suka asesoris, silahkan aja kesana...
O iya, ngomong-ngomong, saya baru saja selesai acara gala dinner nih. Kaki pegel banget. Tapi hati senang sekali. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, dan semua hepi lah...jadi, besok waktunya bersantai seharian, hari bebas, rencananya kami mau kenyan jing cheng beli kaca mata baru. Hihi...secara saya ini kan minus matanya, jadi, kaca mata juga menjadi asesoris saya keseharian. Lalu, lusa, kami aan melanjutkan penerbangan ke Harbin. DarinGuangzhou ke Harbin itu katanya empat jam penerbangan. Wow,,bakalan tidur nyenyak lagi nih sepanjang penerbanga...doain saya semoga sampai di tujuan dengan selamat ya...
Untuk Jakarta ku..selamat ulang tahun ya...peluk ciumku dari guang zhou untuk kota Jakarta tercinta...
Read more »

Sabtu, 22 Juni 2013

Perbedaan mengirim barang via jasa kirim JNE TIKI POS dan jasa kirim Nu Skin, mengapa jasa kirim Nu Skin lebih lama tiba di tujuan

Saya cenderung lebih suka mengirim barang dengan menggunakan jasa kirim Nu Skin dibandingan dengan jasa kirim umum. Pernah beberapa kali pengalaman mengirim produk berupa Galvanic Spa yang harganya jutaan, sempat nyasar kemana-mana yang akibatnya saya harus mengganti dengan produk yang baru pada pembeli. Padahal saat itu saya sudah membayar asuransi kehilangan. Namun rupanya walaupun barang itu balik ke saya dalam waktu nyaris satu bulan lamanya, kondisi isi paketnya sudah tidak karuan. Berantakan. Rupanya karena nyasar ke pos pengiriman sana sini, sehingga melalui proses pengecekan isi paket. Ampuuuun deh. Penyok-penyok deh kemasannya, disamping itu, Galvanicnya sudah berauran. Saya sempat minta pertanggungjawaban jasa pengirimannya namun tidak bisa diproses. Yah...banyak alasannya. Sehingga, seya lebih memilih jasa pengiriman oleh Nu Skin langsung. Selain jauh lebih murah dan kita tidak usah menambahkan biaya asuransi kehilangan. Paling mahal adalah 30 ribu saya ke seluruh Indonesia.Dibandingkan dengan jsasa kirim yang ada di pasaran selain lebih mahal dan kita wajib menyertakan biaya asuransi kehilangan, namun mereka tidak akan mengganti barangnya jika rusak di tengah jalan.Kalau dengan jasa Nu Skin, selain mereka menanggung jika barang tidak sampai di tujuan, mereka juga akan mau mengganti kerusakan jika terjadi kemasan barang rusak. Tapi saran saya, jika anda menerima pengiriman produk Nu Skin lewat jasa Nu Skin langsung, dilihat dulu dari luarnya apakah ada terjadi kerusakan kemasan, jadi jangan dibuka dulu yah sehingga lebih mudah klaimnya. Namun kendalanya adalah...memang dengan jasa kiriman umum lebih cepat tiba di tujuan. Jika dengan jasa Nu Skin, barang baru akan tiba di pembeli paling lama satu minggu. Dalam kota maupun luar kota. Prosedurnya adsalah begini, hari ini saya melakukan orderan ke kantor pusat, lalu setelah melakukan orderan, pusat akan meminta saya untuk membayar ke rekening virtual yang telah ditentukan mereka. Dan itu perlu proses. Pembayaran ke rekening virtual tersebut hanya bisa dilakukan melalui ATM, lalu setelah melakukan pembayaran, harus konfirmasi ke pusat, setelah itu kasir akan memproses dan minta kita menunggu, laporan pembelian dan pengiriman barang sejak konfirmasi itu sekitar 2 jam. Lalu baru deh proses pengiriman. Dan biasanya barang yang diorder hari itu, baru akan dikirim keesokan hari. Namun jika kita ordernya hari Jumat, maka pengirimannya akan dilakukan pada hari Senin depan, sebab, sabtu minggu mereka tidak ada proses pengiriman. Apalagi jika ada Expo, otomatis proses pengiriman akan terlambat. Jadi wajar bila anda order barang nih pada hari Jumat, posisi anda berada di Samarinda, barang baru akan anda terima pada hari Jumat depannya. Memang lama, namun jauh lebih aman. Mengingat anda mengorder Galvanic Spa yang muahal harga jutaan. Selain aman,barang juga tidak rusak karena paketnya rapih sekali.
Terkadang, saya menemui pembeli yang panik dengan "kok orderannya" belum sampai juga. Biasanya saya memberikan buktinya berupa foto faktur pembelian dan pengirimannya, tidak berupa nomer resi jasa kirim, sebab memang tidak ada  nomer resinya. Hanya ada nomer faktur dan bisa diklaim ke kantor pusat jika barang belum sampai. Saya sih cenderung memilih pakai jasa Nu Skin untuk pengiriman produknya. Namun terkadang juga bisa pakai jasa kirim yang umum, tergantung permintaan pembeli saja.
Bagi anda yang saat ini sedang menjalankan bisnis Nu Skin, ada baiknya anda menjelaskan pada pembelinya atau downline anda kondisi pengiriman yang terbaik, kelebihan dan kekurangannya. Intinya, kekurangannya adalah...lebih lama sampai di tujuan, kelebihannya...orderan anda aman rapih dan terjamin.

Read more »

Kamis, 20 Juni 2013

Kesibukan menjelang pergi tugas ke RRC

Dear all..apa kabar semuanya..lama saya tidak update nih..maklum saat ini labi banyak sekali kegiatan kantor. Selain harus kejar program pembuatan rekaman siaran radio, juga banyak sekali kegiatan sosial yang harus saya jalani. Keadaan kota Jakarta yang selalu banjir jika hujan deras, tentunya sudah bukan basa basi lagi deh. Minggu lalu, ketika saya berangkat ke kantor siaran di Hayam Wuruk, seperti biasanya melewati daerah Pademangan. Ampuuun deh..disamping saya memang lagi nyetir sendiri, ehhh kena banjir yang cukup dalam di sana. omaigooootttt...
Banjir baru mulai surut kemarin..Tapi semua itu, sudah biasa toh^^
Oiya, selama saya lagi sibuk nih , apalagi persiapan menjelang keberangkatan saya ke Cina untuk waktu yang agak lama, tiga minggu, makanya saya mengejar waktu untuk menyelesaikan semua tugas kantor. Bagi teman2 yang biasanya lancar menghubungi saya  via bbm,telepon, sms, chat...maaf yah kalau saya tidak bisa langsung meladeni. Hp dan BB "dagangan" saya sementara ini dipegang dulu oleh orang yang saya percayakan untuk menangani order. Dan sudah sekitar 6 hari dia yang handle pengiriman barang. 
Karena kalau saya sudah berada dalam ruangan siaran radio dan ruangan rekaman, saya sudah tidak bisa lagi membawa masuk hp saya. Dan hp/bb saya akan selalu dipegang oleh orang kepercayaan saya itu.
Hehe...daripada anda menghubungi saya nanti kena roaming gitu loh.
Okey, mulai minggu depan, saya akan berbagi pengalaman selama menjalankan tugas di negeri Cina yah.

Read more »

Review Produk