Jumat, 08 Februari 2013

Cara melakukan promosi dengan Email Marketing


Ada cara lain lagi dalam berpromosi, jangan anggap remeh dari sebuah email lho. Ternyata email juga bisa menjadi senjata ampuh dalam melakukan promosi produk maupun jasa.
Namun masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara mengirim email.
Kalau anda ada waktu ke toko buku, cari deh buku berjudul CERDAS BER-E-Mail (Widya Aryo Damar).
Mengirim email marketing memang tidak bisa dibilang mudah. Praktek pengiriman yang dilakukan berbagai perusahaan pemasaran besar di dunia, ternyata masih menunjukkan hilangnya sepertiga member setiap tahun, akibat bouncing email (salah alamat penerima atau akibat sistem), berhentinya member secara sukarela, atau email yang diklasifikasi sebagai spam.
Beberapa tips yang dapat Anda gunakan adalah sebagai berikut:
1. Mudah Dibaca
Mengirim email marketing harus memperhatikan sempitnya waktu membaca penerima. Oleh karenanya, email harus tampil eksklusif, padat, dan memancing pembaca memberi tanggapan.
2. Eksklusif
Mengirim email marketing yang menggunakan bonus tertentu akan menarik bagi pembaca, tetapi bukan berarti dapat diberikan cuma-cuma. Anda harus merancang bonus tersebut “hanya” bagi penerima tertentu.
3. Mendorong Social Sharing
Sangat baik bila bonus yang Anda tawarkan saat mengirim email marketing dapat bertambah  jumlahnya jika pembaca turut serta menyebarkan bonus tersebut pada orang lain. Dalam hal ini, eksklusifitas dan disampaikan lewat mulut ke mulut, adalah viral marketing yang efisien dan efektif meningkatkan popularitas.
4. Gunakan Seluruh Sumber Daya
Bonus juga sebaiknya tidak hanya disampaikan dengan mengirim email marketing, tapi gunakan pula jaringan afiliasi yang Anda miliki.
5. Konfirmasi Email
Kemudian, mengirim email marketing juga harus memungkinkan member baru mengkonfirmasi pendaftaran mereka, sehingga Anda dapat mengurangi daftar bouncing.
6. Ucapan Selamat Bergabung
Ini bagian yang remeh tetapi wajib diadakan, dan akan sangat bermanfaat bagi penerima bila Andamengirim email marketing yang isinya termasuk keterangan nama dan password pendaftaran. Dengan begitu, sangat mungkin penerima tidak membuang email tersebut.
7. Monitoring Penerima
Banyak penerima mungkin hanya tertarik pada bonus yang Anda tawarkan. Jadi, klasifikasikan penerima berdasarkan kecenderungan mereka, sehingga Anda dapat mengirim email marketing lain pada calon-calon potensial.
8. Legalitas
Walau bagaimanapun, bonus akan menimbulkan pertanyaan kredibilitas pada penerima email. Jadi, dapatkan legalitas yang sesuai dengan kebutuhan umumnya, agar promosi Anda tidak dianggap janji-janji kosong.

0 komentar :

Poskan Komentar

Review Produk