Sabtu, 29 Desember 2012

Film Habibie dan Ainun sangat direkomendasikan untuk ditonton keluarga



Apa yang bisa kita ambil dari makna sebuah Cinta?
Kadang banyak penafsiran bahwa cinta itu hanyalah saling suka dan perhatian. Padahal dibalik itu semua, Cinta tidak bisa diungkapkan dengan sekedar ucapan gambaran belaka. Begitu dalamnya arti sebuah cinta hingga tidak setiap manusia mampu memahaminya kecuali diri dia sendiri yang merasakannya.
Apakah cemburu bisa dikatakan adalah sebuah bentuk cinta? Belum tentu. Kadang cemburu yang berlebihan justru mengakibatkan keretakan sebuah hubungan cinta. Apakah hanya karena kita menyukai fisiknya dan tidak pedulikan seperti apa karakter buruknya lalu itu dinamakan cinta? Tidak bisa juga demikian. Banyak yang terjerumus dengan ketampanan ataupun kemolekan fisik seseorang. Dia bilang dia mencintainya, padahal sebenarnya yang dia puja dan puji hanyalah fisiknya. Bersusah payah dengan segala macam cara untuk mendapatkan perhatian dan memiliki hati dan tubuhnya. Hingga suatu hari dia menyadari bahwa sebenarnya dia tertipu dan hanya termakan nafsu belaka. Ternyata dia tidak mencintainya setulus hati dan apa adanya. Banyak pasangan suami istri yang pada awalnya hanya saling tertarik dengan bentuk fisik hingga suatu hari di dalam usia pernikahan yang cukup lama, timbul kejenuhan karena saling tidak bisa menerima kekurangan masing-masing. Tidak mampu mengambil hal positif dari kekurangan pasangan. Mulai mencela dan mengejek serta mengumbar kata-kata bosan. Disitulah baru akan sadar, bahwa mereka salah pilih pasangan, padahal sebenarnya bukan salah pilih, namun dari awalnya hanya menuruti nafsu ingin memiliki dan tidak mau belajar menerima kekurangan pasangan. Inginnya, pasangan kita selalu sempurna dalam berbagai hal. 
Jadi, sebenarnya untuk menjelaskan apa arti sebuah cinta, sulit.
Namun, bagi anda yang ingin mengerti apa makna cinta, film ini bukan hanya sekedar film biasa. Siapapun yang menyaksikan film ini pasti akan memiliki keinginan untuk menyaksikannya sekali lagi. Macam film TITANIC.
Film ini menceritakan sebuah arti cinta yang begitu besar, mendalam, penuh dengan pengertian, saling terima, setia, saling memaafkan, saling mendukung dan memahami, cemburu hanyalah bumbu pemanis kehidupan pernikahan, lugasnya dan terbukanya mereka dalam mengungkapkan isi hatinya begitu menyentuh hati. Siapapun yang menyaksikan film ini, saya rasa, akan sedikit demi sedikit mengikuti alur ceritanya hingga jatuh hati pada tokoh aslinya. Bapak Habibie dan Ibu Ainun.
Sosok mereka yang begitu sederhana, tidak pernah saling menyalahkan. Sosok iu Ainun yang begitu manis, lembut, kuat, tegar, cerdas selalu menjadi tenaga yang begitu besar untuk mendorong seorang mantan Presiden RI kita. 
Dan saya yakin, setiap wanita yang menyaksikan film ini akan berharap memiliki sosok suami yang begitu hangat, terbuka, humoris, penyayang, lugas, romantis, kadang sifat anak-anaknya muncul, dan di waktu dia harus bersikap sebagai seorang pemimpin keluarga maka dia akan bersikap, dan dia mampu mewujudkan janjinya pada istri tercintanya, sosok Bapak Habibie dalam film, memang seperti itu kesehariannya. (Teringat tahun 1993 saat saya mendampingi beliau dan Ibu Ainun ke Denpasar). 
Film ini, memberikan inspirasi luar biasa bagi para suami. Jika suamimu memang seorang yang mencintaimu, maka setelah dia menyaksikan film ini, dia akan mengambil hikmahnya dan disimpan dalam hati serta pelan-pelan dipraktekkannya di kehidupan pernikahan, menjadi suami yang penyayang. 
Dan jika seorang istri yang baik setelah menyaksikan film ini, dia akan begitu mengagumi sosok ibu Ainun yang selalu setia mendampingi suami dan mendidik anak-anaknya hingga sehebat ayahnya.
Film penuh dengan edukasi kehidupan ini sangat layak anda saksikan bersama keluarga di akhir tahun ini. Disini, saya sangat memuji akting yang begitu luwesnya dari kedua tokoh tersebut. Sungguh, kita seolah benar-benar melihat Bpk Habibie dan Ibu Ainun di layar lebar.
Saya pribadi, sungguh terharu menyaksikan film ini. Memang filmnya sederhana, namun dibalik film itu, kisah nyata mereka sungguh luar biasa indah dan patut menjadi panutan setiap pasangan di dunia.
Ingat, usia tidak ada yang bisa prediksi, kapan kita akan meninggalkan dunia. 
Selagi pasangan anda masih hidup dan ada disisi anda, sayangilah dia, dan janganlah sungkan untuk mengucapkan kata sayang dan cinta padanya. Jangan sampai di jelang dia diambil nyawanya, anda tidak sempat mengucapkan kata-kata cinta itu. Beruntunglah Bapak Habibie, semasa ibu Ainun ada, beliau tidak pernah bosan mengumbar dan memperlihatkan kasih dan sayangnya, hingga puaslah dia.
Maka, penuhilah janji dan sumpah pernikahanmu, bawalah pasanganmu terbang setinggi langit ke 7..

0 komentar :

Posting Komentar

Review Produk