Senin, 14 Mei 2012

Saya suka cemilan Taiwan


Kangen jalan2 ke taiwan...mungkin karena dari usia tiga tahun saya sudah stay di sana sampai nyaris menyelesaikan sekolah dasar, jadi, bagi saya, Taiwan sudah sama seperti Indonesia, bak kampung halaman juga. Ehhmm..

Banyak ang heran, kenapa kalau musim liburan, saya selalu ga bosannya pergi ke taiwan, padahal kan semestinya masih banyak tempat lain yang bisa dikunjungi. Nah, kalau bicara itu, jawabnya mudah saja, saya kalau ke taiwan itu seperti kewajiban mudik. Heheh..

Kawan saya masih banyak disana, keluarga angkat saya juga. Apalagi, saya suka banget sama masakan taiwan. Cemilannya, pernak perniknya, wisatanya, yahhh pokoknya sampai kapanpun saya ga akan pernah bosan ke sana. Bahkan, saya juga sudah beberapa kali mengajak suami untuk tengok kampung halaman saya itu. Wkwkwkwkwkwk...kampung halamn boooo

Dan lucunya, suami saya itu jga turut jatuh cinta sama kampung saya. Dia bilang, tenyata taiwan itu asik, makanannya enak2, orangnya ramah2, kalau belanjapun juga banyak barang uniknya. Hitung2, saya sudah tiga kali mengajak dia kesana. Selain memang memenuhi undangan nyanyi disana, kami juga menyempatkan liburan jalan2.

Saat itu, tahun 2009 saya sempat ajak adri ke xiao ren guo. Tempat wisata unik. Dia jauh di luar kota taipei. Tempat itu luasnya bukan main. Kita kalau kesana serasa keliling dunia. Bisa melihat semua bangunan besejarah, bangunan spektakuler, teknologi, dan kebudayaan semua negara di dunia hanya dalam waktu setengah hari saja. Soalnya, bangunannya bentuknya mini. Tapi, semuanya serba elektrik, sampai manusia kerdilnya dan mobil, kereta, kapa, pesawat, semuanya begerak.  Kata Adri, di Amsterdam juga ada taman wisata seperti itu. Dia dulu lama tinggal di Belgia, dia banyak bercerita tentang asiknya negara eropa. Lalu, saya mengajak dia ke xiao ren guo di taiwan, wahhhh, dia girang banget. Ternyata ada juga seperti yang dia bilang yang ada di amsterdam, tapi, yang di taiwan ini lebih menyenangkan katanya. Apalagi, sekarang tidak hanya taman miniatur aja, sekarang juga sudah ada taman semacam dufan disana, tapiiii, lebih besar lebih banyak permainannya dibanding dufan. Kita seneng banget jalan2  disana serasa honey moon. Hihi

Sudah ada sekitar 2 tahun saya tidak mudik nih. Hehe...rasanya kangeeeeen banget. Apalagi kalau ingat pasar malamnya, shi lin ye shi, yang saya bayangkan itu adalah cemilan panggangannya itu loh...enaaaaak banget. Saya paling suka makan panggangan tian bu la. Tebuat dari terigu dan ikan, mirip empek2 palembang, tapi ini dibakar dan diolesin bumbu manis dan sedikit pedas. Enak banget. Sekali makan, aya mampu menghabiskan sampai sepuluh tusuk loh. Padahal gede juga potongannya. Lalu, kangen juga sama shabu2nya taiwan. Ma la huo guo. Wuidiiiihhhh itu paling mantab kalau makannya rame2. Bisa lupa diri, gagal diet dehhh pokoknya. Bumbunya beda banget dengan hanamasa, ini jauh lebih pedasss, dan kental kuahnya. Aduh makkk, saya nih sambil nulis sambil nelen air liur tau ga...omaigooot

Nah, di sana, ada minuman favorit saya juga yang pasti ga akan pernah saya lupa minum setiap hari kalau saya lagi di sana. Yaitu, mi jiang. Biasanya, dijual bersamaan dengan susu kedelai dan bapao. Kebiasaan orang taiwan adalah makan paginya itu pasti ga pernah telewatkan. Acara makan pagi adalah yang paling menyenangkan. Biasanya kita suka janjian sama kawan ke tempat makan pagi. Disana, kalau pagi jam enam sampai jam delapan, sepanjang jalan adalah tempat makan khusus sarapan. Bisa berupa tenda, warung ataupun resto kecil. Dan merka menunya tidak jauh dari macam2 bapao, siomay, cakwe, susu kedelai, susu beras kesukaan saya yang disbut mi jiang tadi, lalu ada berbagai macam bubur. Wah pokoknya kalau sudah urusan makan pagi, ga pernah saya lewatkan. Daripada makan pagi di hotel, saya lebih memilih makan di pinggir jalan. Mi jiang atau susu beras itu warnanya agak coklat, enak banget raanya. Kalau susu kedelai, di hongkong, singapore, jakarta, cina, semuanya ada susu kedelai, tapi kalai susu beras, kayaknya cuma adanya di taiwan doang lho. Saya kalau ke seven eleven juga selalu belinya susu beras. Sumpeeee deh...enak banget rasanya.

Ada lagi nih cemilan yang saya suka...juhi...tau ga? Itu yang namanya juhi di taiwan, owalahhhh, kalau kita mau nonton bioskop kan biasnya makan popcorn, kalau disana, saya belinya juhi. Juhi adalah daging cumi2 atau gurita gitulah. Belinya perlembar. Satu lembarnya panjangnya bisa satu meter lho. Trus sama tukangnya dipanggang, kasih bumbu, kalau saya suka pedas, setlah dipanggang sama dia dipotong2 dan dimasukkan dalam kantong kertas. Wuuahhh..sepanjang nonton film bioskop, puassss banget makannya juhi, minumnya dong gua cha.

Nih, kalau tengah malam lapar, saya ga pernah bingung, karena, disana itu ada restoran kecil yang bukanya memang khusus tengah malam bagi orang2  yang kelaparan baru pulang ngantor. Biasanya, resto itu baru akan tutup jam tiga pagi. Menunya banyak. Biasanya bukan makanan berat. Merka menyajikan pangsit kuah mie daging sapi taiwan atau lebih dikenal dengan sebutan niu rou mian. Lalu, kalau malas ke resto, kita ke seven eleven aja,disana tiap jarak 30 meter pasti ada mini market. Dan kita bisa makan disitu. Pilihan makannanya ada telur rebus seperti pindang, tusukan sate baso ikan, tahu, siomay, ceker ayam, juga bisa seduh mie mangkok. Bicara soal mie mangkok, taiwan juaranya deh. Mantaaaaaabbbbbbbbb

Kalau ngomongin makanan taiwan sih ga ada habisnya deh....masih banyak banget cemilan sana yang bisa bikin saya kangen banget sama taiwan. Saya juga percaya, teman2 yang ga doyan makan, kalau ke taiwan bareng saya, pasti bisa berubah drastis, jadi ikut doyan makan kayak saya deh....contoh konkritnya adalah...suami saya.. Wakakakakakk..dia jadi gemuk itu akibat menikah dengan wanita yang doyan kuliner:)

Published with Blogger-droid v2.0.4

0 komentar :

Posting Komentar

Review Produk