Sabtu, 26 November 2011

Mangapa Jurinya bukan dari China???

Saya dan Ivan Lin
Ehmm..mau sedikit curhat nih...
Sempat mendapatkan bocoran dari panitia..ternyata ada peserta yang keberatan dengan kategori Juri...wah wah..
Mengapa jurinya bukan orang China saja? Mengapa tidak undang saja dari China langsung kan lebih berbobot??
Hehe..padahal peserta tersebut sudah lolos ke semi final lho..dan sebenarnya, kalau memang kami mengundang juri langsung dari China, saya rasa, mestinya peserta yg bicara tersebut tidak akan lolos karena lafal mandarinnya sebenarnya masih jauh dari standarisasi seorang penyanyi rekaman lagu mandarin^^Hanya karena dewan juri masih mempertimbangkan, bahwa peserta tersebut masih bisa dilatih lafalnya. Tapi, ternyata, beliau malah protes, mestinya jurinya dari China saja...hehehe...
Kalau untuk kategori juri,,,begini loh...kita ini memang akan membuat album rekaman bagi peserta yang menang. Dan pasarannya tujuannya adalah di Indonesia, bukan di CHINA lho..kami ini membuat lomba adalah untuk sesuatu yang positif dan bermakna bagi negara Indonesia, bukan bagi negara lain:)
Jika kami mengundang juri dari China, yakin deh...dari 300 orang peserta, pasti hanya 10 atau 20 orang saja yang lafal mandarinnya layak diperdengarkan. 
Kita tumbuh dan berkembang di lingkungan Indonesia, dengan berbagai macam logat daerah toh...terkecuali, anda pernah bersekolah di China, maka bisa jadi, logat anda bagus. Dan kami ini tidak ingin mengecewakan peserta lomba. Kita membuat ajang ini adalah kebersamaan, bukan untuk saling menuding bahwa "wah dia ga layak masuk final ah, logatnya jelek gitu.." "wah, jurinya kan ga ngerti mandarin, knp bisa jadi juri?".."ah payah...kok jurinya org Indonesia sih?" wah..wah wah...itu anggapan sangat sangat sangat sangaaaat salah besar!!!
Bagi saya, seorang peserta jika memang suaranya bagus, namun logatnya tidak sempurna, itu masih bisa dilatih, diperbaiki. Tidak ada kata terlambat. Dan saya selalu membuka kesempatan seseorang untuk  bisa berkembang lebih baik. Jika memang ada satu peserta yang logatnya kacau namun ternyata suaranya sangat layak untuk direkam, justru itu adalah tantangan produser. Kita akan bekerja keras untuk memperbaiki lafalnya saat rekaman. Dan saya ingin hasilnyapun akan membuat peserta itu bangga, semua orang bangga:) Tidak ada kata "gak mungkin bisa!"
Kalau soal kenapa saya memilih jurinya orang Indonesia? Ya iyalah...namanya saja ajang ini diadakan berdasarkan ingin mempererat kebersamaan. Saya tidak ingin jika saya mengundang juri asli dari China, lalu dia dengan lugas secara live berkata "Lafal anda tidak bagus" "logat anda berantakan" "nyanyian anda tidak sempurna" wah... nanti malah bukan menjadi ajang persahabatan eh...jadinya malah kami menyakiti hati peserta yang merupakan pendengar setia radio kami. Ya ga? 
Selama saya bekerjasama dengan orang China asli...mereka dikenal lugas dan to the point. Jika memang tidak bagus ya mereka akan bilang jelek. Saya lebih condong, ajang ini dipenuhi dengan kesopanan, rendah hati, tidak saling mencela, apalagi semua peserta sudah bekerja keras berlatih. Karena, sekali kita salah ucap di udara, maka akibatnya akan fatal. Banyak akan terjadi ketersinggungan.
Saya rasa, pemilihan saya terhadap dewan juri ini sudah sangat tepat. 
Saya memilih Maribeth yang adalah orang Fillipine dan lama tinggal di Indonesia. Pengalaman dia show keliling dunia sudah memperkaya pengetahuan olah vocal. Jebolan Juara 1 ajang bergengsi Voice Of Asia tahun 1991 ini dia memang tidak bisa bahasa mandarin, namun, dia mampu menilai apakah seseorang itu bersuara mantab untuk menjadi penyanyi atau tidak. Maribeth adalah guru vokal yang berpengalaman. Banyak penyanyi muda sudah dihasilkan olehnya di Indonesia. Dia adalah guru privat bagi banyak atis muda di Indonesia.
Saya memilih Sarwana, juga karena pengalaman dia bersama Group WARNA yang sudah keliling benua..15 tahun lamanya. Apakah itu tidak menambah ilmu pengetahuannya di bidang nyanyi? Sarwana mampu memecah suara dengan sangat baik. Dia juga adalah seorang guru vokal. Hasilnya ini tidak lepas dari pengalamannya bernyanyi selama 20 tahuanan ini. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Berbeda lho dengan pengalaman nyanyi Karokean selama 20 tahunan:)
Saya memilih Ivan Lin, dia memang pandai berbahasa mandarin, dan dia juga adalah guru bahasa mandarin. Walaupun dia orang Indonesia, namun dia mampu membuat syair lagu mandarin yang sangat baik sekali. Pengalamannya bersama boyband mandarin di Indonesia ini , Dong Feng, telah menjadikan Ivan sebagai sosok guru yang baik dalam menyanyi. Sudah banyak sekali lagu yang dia hasilkan. Dan saya tidak meragukan kemampuannya dalam menilai seseorang apakah dia bagus atau tidak nyanyiannya.
Saya memilih Calvin Qiu, yang satu ini jangan ditanya. Pengalamannya dari panggung ke panggung sudah tidak diragukan lagi deh...jebolan kejuaraan di China ini benar2 sangat berkwalitas sebagi seorang juri yang handal. Pengalamannya sebagai guru latih vokal di Cheng Xing Indosiar telah melambungkan namanya di Indonesia sebagai guru vokal lagu mandarin terbaik.
Saya memilih Adri Manan, yaahhh...yang ini nih....lha dia produser rekamannya kok..heheh..jadi, kalau menurut dia suara si peserta layak utk direkam, ya pasti dia akan memilihnya:)
Lalu, saya memilih saya sendiri..hehehe... ga usah dijelasin deh...intinya...lha wong ini acara saya kok^^
Pokoknya, anda jangan khawatir deh..kami ini membuat lomba tidak asal2an saja. Kami serius dan kami ahli di bidang ini:) Lomba ini tidak hanya dinilai dari kehebatan si peserta berbahasa mandrin, namun yang terpenting, adalah vokal dia layak direkam. Jika memang bahasa mandarinnya sudah mentok, kami masih bisa mengarahkannya untuk rekaman lagu Indonesia toh^^

Jadi, saya mengharapkan, baiknya, marilah kita saling menghargai, saling mendukung. Akan lebih terhormat jika kita bisa menghargai kawan2 setanah air. Buat apalah kita mengelukan negara lain? Kan kita hidup dan matinya di Indonesia , seburuk2nya, ya Indonesia adalah warga negaranya saya..kita berkawan, makan bersama, nyanyi bersama, kerja bersama , susah dan senang bersama di Indonesia toh? Makanya, ajang ini untuk kita, utk Indonesia...bkn utk yang lain^^
Semoga, peserta yang komplain itu, yang merasakan keberatan jurinya adalah orang Indonesia dan bukan China asli, sadar akan keliruannya...dan, mau belajar menghargai sesama orang Indonesia.
Jia You untuk semua^^



0 komentar :

Posting Komentar

Review Produk