Senin, 24 Oktober 2011

Ayo ketik KOMODO kirim ke 9818



Ada yang menegangkan sekaligus membuat penasaran dalam 22 hari menjelang hasil pengumuman. Pengumuman apakah itu?
Tahukah teman2 bahwa saat ini Indonesia sedang memperjuangkan agar Pulau Komodo menang terpilih menjadi salah satu 7 keajaiban dunia?
Rasanya, kita hanya sering mendengar kabar tersebut lewat situs2 berita di internet saja, dan kadang2 ada di tayangkan acara dialog membahas kegiatan ini di berita khusus televisi. Namun itupun juga tidak setiap hari. Berbeda dibandingkan dengan cerita dari kawan saya yang tinggal di Korea. Kata mereka, Korea sedang mengkampanyekan salah satu kebanggaan mereka untuk dapat memenangkan kompetisi dunia ini. Bahkan, pemerintahpun tidak segan-segannya untuk turun tangan Apalagi masyarakatnya. Bahkan, sampai mereka kebanjiran sponsor yang turut berperan dalam kegiatan spektakuler ini.
 
Di Filipina, presiden Nonoy aquino telah meminta seluruh rakyat Filipina mendukung sungai bawah tanah, Puerto Princesa. Bahkan kampanyenya sudah tersebar ke semua kedutaan filipina dan rakyat Filipina yang ada di seluruh dunia.
 
Memang, perbedan kita dengan negara Cina, Korea, jepang, Filipina, Thailand lumayan jauh sekali rasa "kebanggan" terhadap seni budaya leluhur. Saya bicara jujur. Entah itu mungkin disebabkan juga oleh berbedanya "cara" televisi menyuguhkan acara yang berkwalitas nasionalisme bagi pemirsanya. Hal ini memang tidak bisa dipungkiri. Apakah kita pernah menyaksikan acara serial "Si Pitung" di TV? atau mungkin serial "Rama Shinta"? atau mungkin film2 yang berkisah tentang perjuangan para pahlawan Indonesia di televisi? Bisa dibilang, hanya pada "moment" tertentu saja. Misalnya menjelang hari Kemerdekaan, sudah pasti akan kita dapatkan film yang mengisahkan perjuangan Indonesia. namun setelah itu, kita akan kembali menyaksikan sinetron2 yang menurut saya "cukup" memberikan dampak pendidikan yang "tidak baik" pada anak2. Seharusnya, anak2 belum waktunya menyaksikan acara2 sinetron, berita kriminal, reality show yang menakut2i pesertanya, dsb. Saya lebih mengharapkan anak2 saya dapat setiap hari menonton acara yang bermanfaat,yang mampu menanamkan jiwa nasionalisme anak2 saya sebagai orang indonesia.  Jika anda berkesempatan ke negeri yang saya sebutkan di atas...jangan lupa sempatkan diri anda untuk menyaksikan acara TV lokalnya. Anda akan kagum dengan acara yang mereka sajikan. Begitu hebatnya mereka mengemas suatu tontonan yang asyik dan cocok ditonton untuk menanamkan jiwa nasionalisme mereka. Walaupun tetap banyak acara "bule"nya, namun, porsinya tetap dijadikan yang nomer dua. sehingga janganlah heran jika mereka lebih "mengakui" dirinya adalah warga negara "sejati".
Nah, kembali ke masalah Pulau Komodo. Saat ini, pak Jusuf Kalla yang mengemban tugas sebagai duta pulau komodo sedang gencar2nya menghimbau pada masyarakat Indonesia agar mendukung penuh Pulau tersebut dengan mengirimkan SMS yang sama sekali tidak dipungut biaya apapun. Pulau Komodo masih membutuhkan 20 juta SMS lagi!! Padahal, dengan jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 160 juta jiwa, sangatlah besar kemungkinana kita bisa menang. Bayangkan, pengguna selular di Indonesia saja mencapai sekitar 130 juta jiwa. Belum ditambah lagi mereka yang giat berinternet. Berarti, sebenarnya peluang kita sangatlah besar.
Saya, dalam hal ini, sangat mengharapkan Pulau Komodo bisa menjadi nomer satu. Kegiatan saya yang sering ke luar negeri untuk memperkenalkan kebudayaan dan keindahan Indonesia-lah yang membuat saya sangat mengharapkan Pulau ini bisa menjadi fenomena. Sebab, itu berarti bertambahlah satu topik bicara saat saya tampil di panggung2 di luar sana. Saya akan sangat berbangga menceritakan kepada mereka, betapa ajaibnya Pulau Komodo. Walaupun saya sendiri belum pernah ke pulau tersebut. hehe..Mungkin, bagi masyarakat Indonesia, masalah Pulau Komodo mau menang kek, kalah kek, bukanlah hal yang patut dipusingkan, karena, mereka belum pernah menjadi duta kebudayaan seperti saya. hehe...tapi bagi kami yang sebagai seniman Indonesia yang selalu berpeluang ke luar negeri untuk menyerukan nama Indonesia, menangnya Pulau Komodo adalah hal yang sangat berarti. sebab, dari situlah negara lain akan tau Indonesia. Apalagi jika para turis tertarik untuk ke Indonesia dan berkunjung ke Pulau Komodo, bukankah itu sangat menguntungkan bagi Indonesia? Marilah kita lihat saja dari sisi kebanggaan kita sebagai orang Indonesia. Itu saja sudah cukup. Jangan menunggu sampai ada negara lain yang tiba2 mengklaim Pulau Komodo adalah bagian dari mereka, wahhh baru deh kita kebakaran jenggot^^
Jadi, ayo dong, tunggu apa lagi? ayo kita kirimkan sms, gratis pula!
 
Caranya, ketik: KOMODO kirimkan ke 9818
 
Jangan terlalu banyak pertimbangan deh...Ayo kita menangkan Pulau Komodo!!!!harumkan nama Indonesia. Apakah anda rela kalau Pulau Komodo kalah?
 
Kalau saya sih...GAK RELA...

Sumber: Detikcom, viva news.

0 komentar :

Posting Komentar

Review Produk