Jumat, 30 September 2011

Asyik Geboy Goyang Negeri Tirai Bambu...Tareeek..




Kebayang ga sih seperti apa kalau lagu dangdut dinyanyikan dalam bahasa mandarin???
Itu Obsesi saya 4 tahun lalu. Saat saya dengar kabar bahwa negara Jepang menyukai dangdut Indonesia. Saya berpikir, Jepang itu serumpun dengan Chinese, pasti orang Tionghoa juga bisa menyukai lagu Dangdut.
Saya mencoba untuk mempraktekkannya dengan menterjemahkan beberapa buah  lagu dangdut original Indonesia ke dalam bahasa mandarin. Sengaja saya tidak membuat lagu dangdut baru, karena saya berpikir, lebih baik membawakan lagu dangdut yang sudah dikenal oleh masyarakat. Lebih familiar tentunya.

Akhirnya pilihan saya jatuh pada lagu yang dinyanyikan oleh rekan saya, Cici Paramida. Saat itu semaeraknya KDI di TPI memberikan inspirasi untuk saya. Ternyata ada sebuah lagu yang enak banget didengar dan sangat sering dibawakan dalam acara lomba nyanyi lagu dangdut tersebut. Yaitu: Jangan Tunggu Lama2. Wahhh..mantab juga lagunya. Ceria, asik banget untuk didengar. Akhirnya saya meminta kepada menejemen saya untuk mencari tahu penciptanya dan membayar kewajiban kita atas hak ciptanya. Setelah semua selesai, saya masuk dapur rekaman untuk merekam lagu tersebut. Tidak sulit bagi saya untuk menterjemahkannya. Dengan kalimat dan kata yang sama seperti arti aslinya dalam bahasa Indonesia. 

Hanya butuh waktu setengah jam saja saya berhasil menterjemahkannya dengan baik. Lagu ke 2, pilihan jatuh pada labunya mba Camelia Malik, yaitu : Rindu Berat. Itupun kami sudah membayar kewajiban atas hak ciptanya. Saya memang sangat menyukai lagu Rindu Berat tersebut. Dan musiknya juga kami buat dengan sangat atraktif sekali. 

Lalu menyusul lagu ke tiga adalah yang dipopulerkan oleh umi Elvie Sukaesih yaitu: Jangan Kau Pergi. Nah, untuk lagu yang satu ini, kami sedikit kesulitan menemukan penciptanya. Ternyata yang membuat lagu ini adalah asli orang Jepang!!!! Ya ampuuun...nyaris kami putus asa saat itu, karena sulit sekali untuk mendapatkan penghubungnya. Namun dengan berbagai cara, akhirnya kami mendapatkan jalurnya via ASIRI. Dan kamipun berhasil membayar kewajiban kami. Ke tiga lagu tersebut menjadi bahan pertama saya untuk mempopulerkan lagu dangdut mandarin. Dan ternyata, mendapatkan sambutan baik lho. Apalagi sering diputar di Radio Cakrawala Mandarin Station 98.30fm. Semakin populer dan disukai. Terutama lagu "Jangan Tunggu Lama-lama" dengan judul mandarinnya adalah Bu Yao Rang Wo Deng Tai Jiu.

Dan di misi ke RRC kali ini, tidak lupa saya sertakan lagu dangdut yang menjadi ciri khas Indonesia. Dan lagu dangdut tersebut selalu menjadi penutup acara yang sangat heboh di tiap kota di RRC. Sampai2, semua panitiapun ikutan turun berjoged bersama penonton yang hadir. 

Dari setiap jawaban pertanyaan yang saya ajukan pada mereka yang warga asli RRC, mereka sangat menyukai lagu dangdut yang saya bawakan. Mereka sangat mendukung jika saya memasarkan album saya di sana. hahaha...kata mereka, lagu dangdut Indonesia unik dan hebattttt!!!!!
CD saya sampai habis menjadi rebutan disana. 
Saya memang menyiapkan 100pcs CD souvenir berisikan lagu2 saya untuk saya bagikan secara gratis saat tampil, dengan games joged dll, mereka selalu berlomba2 untuk bisa mendapatkan CD tsb:) 
Senang banget deh...

Jadi, para sahabat, jangan meremehkan kemampuan musisi Indonesia. Dan kita juga harus bangga dengan budaya musik kita. Musik Dangdut, ternyata membawa dampak yang sangat baik dalam menarik perhatian mereka di luar sana. 

Dangdut Is The Music Of My Country:)
Goyaaaaaanggg maaangggg.......



2 komentar :

L'Abid d'Andaluçía mengatakan...

Asli keren bgt,,,,,,,
:D
like this 1000 jempol buat ini :D

cece rani (Rani Pancarani) mengatakan...

hehehe..makasih ya^^

Posting Komentar

Review Produk