Selasa, 29 Maret 2011

Awal karir


Tidak pernah direncanakan, semuanya mengalir begitu saja.
Ayahnya Rani yang menginginkan agar Rani tetap dapat berbahasa mandarin walaupun sudah kembali ke tanah air, membuat Rani setiap tahun pada saat liburan sekolah selalu kembali ke terbang ke Taipei untuk sekedar ikut di program sekolah jangka pendek.


Bermacam kegiatan kursus diikutinya. Hobinya menyanyi membuat Rani sangat disukai oleh kalangan entertainment di Taiwan. Rani banyak berteman dengan mereka. Diantaranya adalah Pan Mei Chen (潘美辰),Fang Ji Wei (方季惟), adalah dua artis terkenal yang menjalin pertemanan dengan Rani saat itu.

Kapan persisnya Rani menjadi penyanyi?
Jabatan ayahnya Rani yang selalu mendapatkan undangan ramah tamah di kalangan Tiong Hoa dijadikan sebagai wadah melatih Rani menjadi sosok yang percaya diri di muka umum oleh ayahnya. Ayahnya yang memang juga menggemari lagu-lagu mandarin selalu meminta Rani untuk menyumbangkan suaranya di setiap kesempatan. Hingga pada suatu hari, Rani didaftarkan oleh salah seorang penggemarnya untuk mengikuti lomba nyanyi pop mandarin di Dynasty Jakarta(glodok). Dan tak disangka, Rani mendapatkan juara satu mengalahkan mereka yang sudah berpengalaman di bidang menyanyi dan memiliki guru-guru yang hebat. Rani yang belajar secara otodidak memenangkan kompetisi tersebut dan semakin membuatnya menjadi buah bibir di kalangan tiong hoa. Seorang anak berkulit hitam manis dengan mata belo mampu mengalahkan mereka yang keturunan tiong hoa. Bukannya menjadi cibiran, bahkan Rani menjadi kebanggan bagi mereka.

Suatu saat di Restoran Eka Ria Jakarta, Rani diminta untuk menyumbangkan suaranya. Saat itu, Rani yang baru saja berusia 14tahun, menyanyikan beberapa buah lagu mandarin populer saat itu. Dan, diantara para tamu, rupanya ada seorang produser rekaman yang sejak awal Rani menyanyi dia sudah sangat memperhatikan dengan seksama. Dia adalah produser rekaman pertamanya Rani. Bapak Iwan (BILLBORD).Selanjutnya dengan beliau, Rani banyak menghasilkan album lagu-lagu nostalgia yang membuat namanya diakui di kalangan musik Indonesia pada tahun 1990-an.Debut pertamanya adalah Senja Di Batas Kota. Yang saat itu paling berkesan bagi seorang Rani adalah, mobil pertamanya dia adalah hasil dari album tersebut. hanya dalam kurun waktu dua bulan, albumnya sudah terjual sebanyak 400.000 copy. Dan hingga kinipun, album tersebut yang tetap bertahan di pasaran.

0 komentar :

Poskan Komentar

Review Produk