Minggu, 18 Juli 2010

Suami Tampan Belum Tentu Bisa Diandalkan?

Kalau apasangan laki-laki dan perempuan yang sama-sama ganteng dan cantik, itu biasa. Karena, teorinya memang seperti itu. Yang cantik dapat yang ganteng, yang ganteng tidak boleh mendapatkan yang tidak cantik.
Tapi, pernahkah anda memperhatikan teman anda yang pasutri atau pasangan lain yang anda tidak kenal namun memiliki ciri-ciri: Prianya sangat biasa bahkan bisa dikatakan tidak ganteng tetapi memiliki seorang istri yang sangat cantik.Nah...apa yang ada pikiran anda? "Lho???kok suaminya jelek gitu bisa dapat istri yang cantik..pasti ada apa-apanya, dipelet kali ya?." atau "Ih, gila...istrinya cantik banget...tapi kok lakinya kayak gitu sih?ga cocok banget.." atau mungkin penilaian yang lebih jahat lagi seperti, "Pasti tuh suaminya anak konglomerat.." dan masih banyak sekali cara berfikirnya orang-orang yang selalu tidak sama. 
Dulu, waktu saya masih lajang, selalu berkhayal akan mendapatkan suami yang ganteng, baik, perhatian, kaya, tidak pelit, dan tidak akan poligami. Impian boleh saja sempurna, tetapi prakteknya pasti tidak akan seindah itu. 
Nyatanya banyak sekali pasangan yang saya jumpai ternyata mereka tidak sepadan wajahnya. Seiring berjalannya waktu, banyaknya orang yang saya temui, banyaknya contoh kasus, ternyata.....SEBAGIAN BESAR WANITA DI BUMI INI TIDAK MEMBUTUHKAN LAKI-LAKI SUPER GANTENG UNTUK MENJADI PENDAMPING HIDUPNYA.Syukur-syukur jika menemukan laki-laki ganteng, kaya, tetapi setelah menjadi suami, pelitnya bukan main. Atau mungkin ada yang mendekati sempurna , tetapi rupanya dia hobi berselingkuh. Wahh..Kalau sudah seperti itu, si wanita pasti akan menyesal dan berucap "Lebih baik saya menikah dengan laki-laki jelek yang tidak kaya raya tetapi baik dan setia."
Wanita memang dilahirkan untuk dinafkahi oleh laki-laki. Seharusnya, laki-laki yang menjadi pendamping seumur hidupnya itu adalah orang yang mempu  memberikan ketenangan lahir dan bathin. Tidak kaya tidak menjadi masalah, yang penting dia adalah laki-laki pekerja keras. Tidak tampan tidak apa-apa yang penting dia mampu mencukupi kehidupan rumah tangganya. Dan memang..WANITA TIDAK SELALU MEMBUTUHKAN LAKI-LAKI YANG KAYA RAYA UNTUK MENJADI SUAMINYA. Karena nyatanya, jarang sekali ditemui pria kaya yang tidak hobi mengumbar kekayaannya demi menarik perhatian lawan jenis.
Sebenarnya, wanita itu butuh laki-laki yang seperti apa sih? Di luar penilaian tampan atau tidaknya?
Kalau saya yang ditanya, saya akan menjawab seperti ini:
Saya hanya memerlukan seorang laki-laki cerdas, pekerja keras, sayang keluarga, rajin beribadah,dan menghargai saya. Dia tidak perlu tampan, dia tidak perlu perlente. Kalaupun dia jelek, asalkan dia mampu membuat saya tertawa setiap hari karena humor-humor segarnya, sejelek apapun wajah dia, saya tetap menyukainya. 
Dan nyatanya, dari sekian banyak teman wanita yang saya miliki, jawaban mereka hampir sama : Menginginkan seorang pendamping hidup yang bisa selalu membuatnya bahagia dengan humor segarnya.
Hhhmm...kalau sudah bahagia dengan itu, apalah artinya ketampanan, kekayaan....

Suami tampan, belum tentu mampu membahagiakan istri.
Jadi wahai para wanita, beruntunglah jika anda mendapatkan pasangan yang sempurna: Tampan, pintar, kaya, perhatian, penuh cinta, taat beragama, sayang istri, cinta anak, berbakti pada orang tua...dan mampu bertahan untuk tidak selingkuh..
Ngomong-ngomong, ada ga ya yang seperti itu??????
Jadi, sebuah catatan : 
Wahai para lelaki, ketampanan dan kekayaan bukan yang utama bagi seorang perempuan jika dia menjadi istrimu kelak...

Jadi, sudah anda dapatkan laki-laki impian anda?  
Saya sudah...^^




0 komentar :

Poskan Komentar

Review Produk