Rabu, 28 Juli 2010

The Milky Way....?

Vindra mengaku mendapatkan sesuatu yang paling menyentuh, yaitu visualisasi terbang berjuta-juta tahun cahaya dari bumi. ”Saya diberi contoh oleh pengalaman dalam profesi saya (penerbang), tapi yang ini lebih lagi.”
Di tengah hiruk-pikuk politik pascapemilihan umum legislatif dan prapemilihan presiden, puluhan pejabat pemerintah menikmati akhir pekan di Gedung Menara 165, Jakarta Selatan. Selama tiga hari, mulai Jumat lalu, mereka berbaur dengan 300 lebih pimpinan dan perwakilan perusahaan swasta dari berbagai daerah di Indonesia dalam training ESQ Eksekutif Angkatan ke-78.
Berlangsung di Granada Grand Ballroom, pelatihan dipandu langsung oleh pemimpin ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian, dibantu Iman Herdimansyah, Jaya Bhakti Nurhana dan Heidy Akhadi. Sebagian peserta adalah pejabat dari Departemen Keuangan, Departemen Hukum dan Hak-hak Asasi Manusia, Departemen Pekerjaan Umum, Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pertanahan Nasional dan Pemerintah Kota Cirebon, serta sejumlah BUMN.
Saat rehat makan siang, bersama sebagian peserta pada hari ketiga, Ary mengutarakan rasa terharunya atas semangat para peserta selama mengikuti training. ”Dengan segala kerendahan hati, saya sampaikan hormat dan penghargaan yang tulus kepada bapak-bapak dan ibu-ibu karena berkenan ikut training,” kata Ary.
Ary berharap, training ESQ dan Gedung Menara 165 dapat berperan sebagai telaga spiritual bagi bangsa Indonesia. ”Mungkin sebagian saudara-saudara kita kelelahan berkampanye dan bersitegang, kita segarkan lagi dan kita satukan lagi melalui training ESQ.”
Ary mengundang para peserta untuk selalu datang ke Menara 165, untuk menyegarkan kembali pengalaman training dan memelihara modal spiritual yang mereka miliki. Menara 165, kata Ary, adalah gedung milik 5.000 alumni (selaku pemegang saham) serta para wakif (pemberi wakaf) yang menyumbang Rp. 100.000, Rp. 50.000, dan Rp. 25.000 setiap bulan. Di gedung itu, para alumni bisa mengikuti kembali secara gratis training dasar ESQ. Paling sedikit, Ary menyarankan mereka untuk datang enam bulan sekali.
Yang tak kalah pentingnya, lanjut Ary, Menara 165 merupakan wahana persaudaraan antaralumni yang luar biasa, walaupun tidak ada ikatan nasab. Sebagai saudara-saudara spiritual, yang saling menyayangi dan saling menjaga, Ary mengajak para alumni untuk terus mengisi kegiatan-kegiatan positif dalam wadah Forum Komunikasi Alumni (FKA).
Vindra Aditya Rachman, pilot berusia 34 tahun yang kini bekerja pada Best Airlines (Bangladesh), mengaku mendapatkan pengalaman istimewa dari training yang baru diikutinya. ”Subhanallah, training ini memberi arti tersendiri untuk kehidupan, dan menjadi bekal saya saat ini dan masa depan,” katanya.
Vindra menggambarkan profesi sebagai penerbang yang telah 15 tahun ditekuninya memberi ilustrasi tentang bagaimana memahami hamparan langit dan karya-karya Tuhan. Itu semua, kata dia, mengajarkan bahwa manusia tidak ada apa-apanya. ”Tangan saya bukanlah tangan saya sendiri, tapi milik Allah swt. Saya hanya media.”
Namun, Vindra mengaku mendapatkan sesuatu yang dia rasakan paling menyentuh dari training ESQ. ”Yaitu, visualisasi saat kita terbang berjuta-juta tahun cahaya dari bumi. Saya diberi contoh oleh pengalaman dalam profesi saya, tapi yang ini lebih lagi,” katanya.



Yaa...itu sepenggal tulisan yang saya dapat dari sebuah artikel di blogger.
Saya sejak dulu memang penasaran, "Apa sih yang dimaksud dengan Milky Way??
Lirik "Sleeping Child" diawali dengan dengan The Milky Way....la la..la ...la...itu memang sempat menjadi lagu kesukaan saya banget. Tapi emang dasar kurangnya pengetahuan, betul-betul ga ngerti, apaaa sih maksudnya??? Jalanan Susu? Jalan menuju susu? Susu apa sih??? Toko susu? uhhh...bingung! Sama sekali ga tau bahwa ternyata itu adalah salah satu ungkapan para pilot, para penerbang itu. Hahahahaa...lieur euy
Kebetulan, Vindra yang memang kawan saya sejak kecil, sejak SMP, dia itu pilot. Suatu hari, saya baca di status Fb nya ada....bla ..bla,,Milky Way ...nah!!!ini dia nih! Kok bisa ngepas banget yah??Langsung aja, saya sms dia tanya, Apa sih Milky Way itu?? 
Ternyataaaa, Milky Way itu bukan jalan menuju susu, tapi adalah ...ehhmmm...jalan menuju suatu pengalaman luar biasa yang bisa membuat manusia sadar bahwa, hidup ini adalah karunia, manusia ini bukan apa-apa di mata Tuhan. Disana, ada sesuatu yang Greatest, Biggest, Brighnest, Finest, Godness, yang serba ter...ter...ter....baik dari semua makhluk yang ada di dunia ini.
Beruntunglah Vindra, yang akrap saya panggil Pepen, sudah menyaksikan itu semua. 
Sayapun mampu membayangkan, betapa saya akan merasa kecil sekali saat terbang , saat menyaksikan jalur "Milky Way" itu...berjuta-juta tahun...wah...speechless..
Yang ada, saya harus bersyukur, masih diberikan waktu untuk hidup di dunia ini, merasakan kesenangan, merasakan kesedihan, kejayaan, kebangkrutan, kebangkitan, dan....masih ada waktu memupuk keimanan.
Ya Allah, Terima kasih, Engkau telah memberikan benih dalam kandungan mama, sehingga saya lahir ke dunia ini dan bisa berbuat banyak bagi orang-orang yang saya cintai, sahabat-sahabat yang saya sayangi.

Tulisan ini, untuk sahabat saya...Piet,
Dan yul, gw selalu akan jd cece yg lo kenal 25 thn lalu..
Sahabat...lebih baik kehilangan harta daripada kehilangan keluarga dan sahabat.
Thx pen, Milky Way...


animations

0 komentar :

Posting Komentar

Review Produk